bagaimana kabarmu?
semoga selalu baik baik saja
aku menantimu, banyak hal yang ingin aku ceritakan
yah, meskipun hanya hal hal receh dan tidak penting
mari kita dengarkan lagu yang sama
aku yakin, di setiap langkah pasti terdapat sebuah cerita, ketika membaca adalah caraku memahaminya dan menulis adalah caraku menerjemahkannya, maka dengan tulisan, aku jujur
header-menu
Senin, 20 Juli 2020
Kamis, 09 Juli 2020
Hey
Hey kamu,
tidak ada hal lain yang bisa ku lakukan selain menunggumu
kapan kamu akan menemuiku?
kapan kamu akan datang?
kapan kamu..
kapan..
aku tidak tahu
dan aku tidak tahu kapan aku berharap untuk tahu
katanya, tidak setiap hal harus ada jawabannya sekarang
oleh karenanya, manusia terus berharap, berdo'a, berusaha, dan bersabar
berat ya?
tapi katanya juga, di situlah Allah dekat
setiap do'a yang ku langitkan
setiap harap yang ku cemaskan
setiap kesabaran yang ku tahan
semoga Allah mempertemukanku dengan..
dengan siapapun yang Ia ridha
yang dengannya aku dapat belajar
membaca dan menulis
tentang hidup
amin
Minggu, 10 Mei 2020
Bertanya
Adalah sebuah hal yang tidak dapat dipungkiri, bahwa dalam hidupmu akan ada orang orang yang datang silih berganti. Ada yang singgah lama, cukup lama, sedikit lama, atau hanya sebentar. Namun yang pasti, akhirnya akan selalu sama, mereka akan pergi. Entah untuk kembali datang suatu saat nanti atau sama sekali tidak menoleh ke arahmu lagi. Maka, siapkanlah hatimu untuk terbiasa dengan hal tersebut, karena sekuat apapun kamu menahan mereka, ketika tiba waktunya mereka pergi, mereka akan tetap pergi meninggalkanmu. Tapi ingatlah, kamu bisa mengenang hal hal indah bersama mereka, memaafkan kesalahan mereka, dan mengambil hikmah dari setiap kebaikan yang mereka torehkan dalam hidupmu.
Apa yang ku alami sekarang? adalah kamu, yang pernah singgah cukup lama dan kembali datang.
Aku ingin bertanya, kenapa semesta membuatmu kembali. Aku tak pernah sedikitpun membencimu, kau tahu?. Tapi aku takut. Aku takut, bukan padamu, tapi lebih tepatnya pada kejadian waktu itu, kejadian yang pernah membuatku menangis berhari hari. Kejadian yang sempat membuatku putus asa, untuk kemudian mencoba bangkit kembali dan bertahan. Sebenarnya, tidak dapat ku pungkiri bahwa semua itu telah menguatkanku, karena darimulah aku belajar banyak hal. Tapi tahukah? Jika beberapa bagian kejadian yang menyedihkan itu terulang kembali. Aku takut.
Aku sempat berharap padamu. Menduga duga mengenai perasaanmu. Tapi sekarang ku pupus lagi. Bahwa dengan harapan sama saja aku melukai hatiku pelan pelan. Karenanya, sekarang aku memilih diam, berusaha sekuat tenaga untuk tidak berharap, berusaha sekuat tenaga untuk berpura pura baik baik saja. Meskipun di dalam lubuk hatiku yang terdalam, aku selalu bertanya, "kenapa kamu kembali? apakah mungkin rasamu masih sama?". Tahu tidak, melupakanmu kala itu, bukanlah hal yang mudah bagiku.
Jika aku bertanya pada diriku, mungkin beginilah pertanyaanku, "Hey Ajeng, kenapa kamu kacau sekali?", dan aku yang lain akan menjawab, "Dia memang selalu membuatku kacau".
Kembali
Sudah lama sekali aku tidak menulis. Sudah lama sekali blog ini tenggelam, hampir hilang.
Dan akhirnya, aku kembali.
Kenapa? karena di media sosial lain aku merasa takut. Aku tidak bisa menjadi diriku sendiri. Terlalu banyak orang awam yang tak mengenalku akan menjudge diriku hanya dari sepatah dua patah kata yang ku tulis. Mereka mengganggapku abcd padahal maksudku adalah defg. Aku tidak menyalahkan mereka, karena penafsiran setiap orang akan diriku jelas banyak ragamnya. Dan itu wajar. Tapi, akibatnya adalah aku selalu merasa salah setiap membuat story atau caption tertentu. Bahkan, sempat tertekan karenanya.
So, my blog, yang setia menantiku kembali, now I'm really back.
Sudah lama sekali aku tidak menulis. Sudah lama sekali blog ini tenggelam, hampir hilang.
Dan akhirnya, aku kembali.
Kenapa? karena di media sosial lain aku merasa takut. Aku tidak bisa menjadi diriku sendiri. Terlalu banyak orang awam yang tak mengenalku akan menjudge diriku hanya dari sepatah dua patah kata yang ku tulis. Mereka mengganggapku abcd padahal maksudku adalah defg. Aku tidak menyalahkan mereka, karena penafsiran setiap orang akan diriku jelas banyak ragamnya. Dan itu wajar. Tapi, akibatnya adalah aku selalu merasa salah setiap membuat story atau caption tertentu. Bahkan, sempat tertekan karenanya.
So, my blog, yang setia menantiku kembali, now I'm really back.
Langganan:
Postingan (Atom)